Senin, 17 November 2014

Potensi Kaolin di Indonesia

Mineral Kaolinit (sumber)
Kaolin merupakan masa batuan yang tersusun dari material lempung dengan kandungan besi yang rendah, dan umumnya berwarna putih atau agak keputihan. Kaolin mempunyai  komposisi hidrous alumuniumsilikat (2H2O.Al2O3.2SiO20 dengan disertai mineral peserta. 

Proses pembentukan kaolin dapat terjadi melalui proses hidrotermal alterasi batuan beku felspartik. endapan kaolin ada dua macam yaitu hasil endapan residual dan sedimentasi. Mineral yang termasuk dalam kelompok kaolin antara lain : Kaolinit, Nakrit, dikrit dan Halloysit (Al2(OH)4SiO5.2H2O), yang mempunyai kandungan air lebih besar dan umumnya membentuk endapan tersendiri.

Sifat - sifat mineral kaolin anatara lain : yaitu kekerasan 2 - 2,5 mohs, berat jenis 2,6 - 2,63, plastis , mempunyai daya hantar panas dan listrik yang rendah serta ph bervariasi.

Kegunaan kaolin bagi industri antara lain industri keramik, porselen , gerabah, sebagai isolator panas dan listrik. Pada Misi ulang alik kaolin dipakai sebagai ujung dari pesawat ulang alik karena daya hantar panas yang rendah.

Potensi dan Cadangan Kaolin di Indonesia

Cadangan endapan Kaolin paling besar terdapat di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Pulau Bangka dan Belitung. Sedangkan lainnya tersebar di Pulau Sumatera , Jawa , dan Sulawesi Utara.

Endapan Mineral Kaolin yang berhubungan dengan proses hidrotermal (sumber)
Potensi endapan kaolin ini antara lain berada di Bandar Pulau (Sumut),Bonjol Pasaman (Sumbar), Belilas dan Indragiri Hulu (Riau), Pulau Bangka Belitung, Pondok Kelapa (Bengkulu), Garut dan Tasikmalaya (Jabar), Blitar dan Trenggalek (Jatim), Sambas dan singkawang (Kalbar), Martapura (Kalsel), Polewali (Sulsel), dan Paniai (Papua).

Industri yang membutuhkan mineral kaolin antara lain industri Keramik , kayu lapis, kertas, dan tekstil. SAat ini sebagian besar hasil tambang mineral kaolin diekspor ke berbagai negara seperti Jepang, Taiwan, Korea dan cina.


EmoticonEmoticon